METRO – Bakal calon Walikota Metro yang juga Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim berdiskusi di Warkop WAW yang ada di Graha Pena Radar Metro, Jumat (5/6/2020). Dalam diskusi tersebut, ada banyak hal yang disampaikan. Salah satunya kepastian pelaksanaan pilkada serentak 2020. Meski sudah disepakati oleh DPR RI, KPU, dan Mendagri, namun belum ditandatanganinya PKPU, maka masih ada kemungkinan pilkada berubah. Hal itu yang menjadi topik utama dalam diskusi ini.

“Saat ini dengan adanya wabah Corona, kita belum tahu apa yang akan diputuskan pemerintah pusat terkait pilkada serentak. Oleh sebab itu, kita terus berikhtiar tapi juga sambil menunggu PKPU ditandatangani. Karena segala sesuatu yang belum ditandatangani, masih bisa berubah. Apalagi dalam poin kesepakatan itu, ada kemungkinan pilkada diundur lagi dengan alasan-alasan lain. Kita di sini mempersiapkan diri sebaik-baiknya,” ujar Mufti Salim yang selama enam hari ini bersama seluruh keluarganya tengah berpuasa.

Mufti juga mengaku terus berkomunikasi intens dengan partai yang akan berkoalisi bahkan sampai tingkat DPP. “Sehingga pada saatnya nanti, PKPU ditandatangani dan kita sudah siap semua secara administrasi koalisi, posisi calon wakil, dan metode pemenangan yang kita akan gunakan. Saat ini kita terus berkomunikasi dengan masyarakat,” ujar Mufti.

Dalam kunjungannya itu, Mufti Salim ditemui langsung oleh General Manager Radar Metro dan Owner Warkop WAW Metro Hermansyah Albantani dan Redaktur Radar Metro Yoyo Susilo.

Sementara itu Hermansyah Albantani mengucapkan terimakasih atas perhatian dan kedatangan Mufti Salim dan rombongan. “Ini merupakan bentuk apresiasi yang luar biasa dari Mas Mufti. Karena saya sejak jaman sekolah sudah tahu Mas Mufti. Pada prinsipnya kita membuka diri bagi siapa pun untuk bersilaturahmi ke Radar Metro,” tutup Hermansyah yang mendoakan apa yang dicita-citakan Mufti Salim bisa tercapai. (Yoyo Susilo)